Berita

Kenapa Rusia & China Nggak Langsung Bantu Iran di Perang Lawan AS–Israel?
Q: Eh, kalau Iran lagi perang sama AS dan Israel, bukannya Rusia sama China harusnya bantu?
A: Secara politik mereka memang mengecam serangan tersebut. Tapi sampai sekarang Rusia dan China belum menunjukkan tanda akan ikut campur secara militer.
Q: Mereka bilang apa soal perang itu?
A: Rusia dan China sama-sama menyebut serangan AS dan Israel ke Iran sebagai pelanggaran hukum internasional.
Q: Putin sendiri ngomong apa?
A: Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sebagai tindakan yang sangat sinis dan melanggar norma moral manusia.
Q: Kalau dari China gimana reaksinya?
A: Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan kepada Israel bahwa kekuatan militer tidak akan benar-benar menyelesaikan masalah dan meminta semua pihak menahan diri.
Q: Apakah mereka melakukan sesuatu di level internasional?
A: Ya. Rusia dan China bersama-sama meminta diadakannya rapat darurat Dewan Keamanan PBB untuk membahas konflik tersebut.
Q: Padahal mereka kan dekat dengan Iran ya?
A: Benar. Iran, Rusia, dan China punya hubungan diplomatik dan ekonomi yang cukup erat dan sering menunjukkan sikap bersama melawan dominasi tatanan global yang dipimpin AS.
Q: Terus kenapa tetap nggak ikut perang?
A: Salah satu alasannya karena hubungan Rusia dan Iran sebenarnya bukan aliansi militer formal.
Q: Maksudnya bukan aliansi militer?
A: Pada Januari 2025, Rusia dan Iran memang menandatangani perjanjian kemitraan strategis, tapi perjanjian itu tidak punya klausul saling membela jika salah satu diserang.
Q: Jadi Rusia nggak wajib bantu Iran?
A: Betul. Perjanjian itu lebih fokus ke kerja sama ekonomi, perdagangan, intelijen, dan proyek transportasi, bukan kewajiban militer.
Q: Padahal mereka sempat latihan militer bareng kan?
A: Iya. Rusia dan Iran bahkan melakukan latihan militer bersama di Samudra Hindia pada akhir Februari, hanya beberapa hari sebelum perang dimulai.
Q: Ada analis yang jelasin soal ini?
A: Andrey Kortunov, analis kebijakan luar negeri Rusia, mengatakan bahwa perjanjian Rusia dengan Korea Utara jauh lebih kuat dibandingkan dengan Iran.
Q: Kenapa lebih kuat?
A: Karena dalam perjanjian Rusia–Korea Utara ada kewajiban saling membantu jika salah satu terlibat konflik militer.
Q: Sementara dengan Iran?
A: Dengan Iran hanya ada kesepakatan untuk tidak melakukan tindakan yang merugikan satu sama lain ketika salah satu sedang berkonflik.
Q: Jadi Rusia sengaja menjaga jarak?
A: Kemungkinan besar begitu. Analis mengatakan risiko ikut perang terlalu besar bagi Rusia.
Q: Ada faktor lain juga?
A: Ya. Rusia juga sedang fokus pada konflik dengan Ukraina dan kemungkinan mediasi dengan Amerika Serikat.
Q: Bagaimana reaksi Iran terhadap sikap Rusia?
A: Beberapa sumber di Tehran mengatakan ada sedikit kekecewaan karena mereka berharap Rusia bisa melakukan lebih dari sekadar langkah diplomatik.
Q: Kalau China gimana hubungannya dengan Iran?
A: China dan Iran punya hubungan ekonomi kuat, termasuk perjanjian kerja sama 25 tahun yang ditandatangani pada 2021.
Q: Kerja sama itu mencakup apa saja?
A: Banyak sektor, terutama energi, investasi, dan integrasi Iran ke proyek Belt and Road Initiative milik China.
Q: Berarti China juga sangat dekat dengan Iran?
A: Secara ekonomi iya, tapi China selalu membatasi keterlibatan militernya.
Q: Kenapa China begitu?
A: Karena prinsip kebijakan luar negeri China biasanya tidak ikut campur dalam konflik militer negara lain.
Q: Jadi kemungkinan China kirim senjata ke Iran kecil?
A: Menurut analis di Beijing, kemungkinan itu sangat kecil.
Q: Lalu peran China sekarang apa?
A: China kemungkinan akan lebih fokus pada diplomasi dan mencoba menurunkan eskalasi konflik.
Q: Kenapa China peduli soal stabilitas di kawasan itu?
A: Karena konflik besar di Timur Tengah bisa mengganggu perdagangan, energi, dan kepentingan ekonomi China di kawasan tersebut.
Q: Hubungan ekonomi China dan Iran seberapa besar?
A: Sekitar 87% ekspor minyak Iran dikirim ke China, jadi China adalah pelanggan minyak terbesar Iran.
Q: Tapi bagi China sendiri Iran penting banget nggak?
A: Tidak terlalu besar dibandingkan mitra dagang global lainnya, jadi hubungan itu tidak sepenuhnya seimbang.
Q: Jadi kesimpulannya kenapa Rusia dan China tidak ikut perang?
A: Karena keduanya lebih memilih jalur diplomasi, menjaga kepentingan geopolitik mereka sendiri, dan menghindari risiko perang besar dengan Amerika Serikat.
Sumber:Al Jazeera
Inti cepat: Walau mengecam serangan AS dan Israel ke Iran, Rusia dan China sejauh ini hanya memberi dukungan diplomatik tanpa ikut campur secara militer.
Komentar
Belum ada komentar.