Riset

Pasar Saham RI Ambruk! Rp1.160 Triliun Nilai Pasar Hilang Gara-gara Gejolak Global 😮📉
Q: Eh bro, denger gak sih kabar soal pasar saham Indonesia lagi anjlok? 😮
A: Iya, lagi rame banget. Dalam seminggu terakhir nilai pasar Bursa Efek Indonesia turun sekitar Rp1.160 triliun atau setara sekitar $68,6 miliar. Gede banget turunnya.
Q: Serius? Kok bisa sampai segitu turunnya?
A: Jadi gini, penyebab utamanya karena gejolak pasar global setelah Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan militer ke Iran. Situasi geopolitik itu bikin pasar keuangan dunia jadi panik.
Q: Oh jadi efek konflik global ya? 😬
A: Betul. Ketika ada konflik besar kayak gitu, investor biasanya jadi hati-hati dan banyak yang jual aset berisiko seperti saham.
Q: Terus IHSG sendiri gimana kondisinya?
A: IHSG atau indeks utama di Bursa Efek Indonesia turun hampir 8% dalam periode perdagangan 2 sampai 6 Maret 2026.
Q: Dari angka berapa ke berapa tuh?
A: IHSG turun dari 8.235,4 poin di akhir minggu sebelumnya jadi sekitar 7.585,6 poin.
Q: Wah lumayan dalam juga turunnya.
A: Iya, dan dampaknya langsung ke total kapitalisasi pasar perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Q: Kapitalisasi pasar maksudnya nilai total semua saham gitu kan?
A: Betul. Nah nilai total itu turun sekitar 7,85%.
Q: Sekarang jadi berapa nilainya?
A: Sekarang sekitar Rp13.627 triliun atau sekitar $806,2 miliar.
Q: Sebelumnya berapa?
A: Minggu sebelumnya masih sekitar Rp14.787 triliun atau sekitar $874,8 miliar.
Q: Siapa yang ngasih data itu?
A: Data itu disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmad.
Q: Selain harga saham turun, aktivitas trading juga kena dampak gak?
A: Kena juga. Aktivitas perdagangan di bursa ikut melemah selama periode itu.
Q: Contohnya gimana?
A: Frekuensi transaksi harian rata-rata turun sekitar 7,33%.
Q: Angkanya jadi berapa?
A: Dari sekitar 2,95 juta transaksi per hari turun jadi sekitar 2,73 juta transaksi.
Q: Nilai transaksi juga turun?
A: Iya, bahkan turunnya lebih besar. Nilai transaksi harian rata-rata turun sekitar 16,64%.
Q: Berarti sekarang berapa?
A: Sekarang sekitar Rp24,97 triliun per hari, padahal minggu sebelumnya masih sekitar Rp29,95 triliun.
Q: Kalau volume saham yang diperdagangkan gimana?
A: Volume juga turun sekitar 17%. Dari sekitar 51,02 miliar lembar saham per hari jadi sekitar 42,34 miliar lembar.
Q: Investor asing gimana reaksinya?
A: Investor asing masih banyak yang jual saham alias net sell di pasar Indonesia.
Q: Jumlahnya besar gak?
A: Pada penutupan perdagangan hari Jumat, investor asing mencatat penjualan bersih sekitar Rp263 miliar.
Q: Kalau dihitung sejak awal tahun 2026?
A: Sejak awal 2026, total dana asing yang keluar dari pasar saham Indonesia sudah sekitar Rp7,29 triliun.
Q: Berarti investor global lagi hati-hati banget ya?
A: Iya, sentimen pasar lagi penuh ketidakpastian karena kondisi geopolitik dunia. Jadi banyak investor milih nunggu situasi lebih stabil dulu.
Sumber:Jakarta Globe
Inti cepat: Pasar saham Indonesia kehilangan sekitar Rp1.160 triliun nilai pasar dalam seminggu setelah IHSG turun hampir 8% akibat gejolak global yang dipicu serangan militer AS dan Israel ke Iran.
Komentar
Belum ada komentar.